Selalu berusaha untuk mendapatkan hasil yang maksimal

Mengetahui Tempat Menakjubkan Membuat Hati Bahagia

Traveling Salah Satu Cara menghilangkan Penat

Mengajar itu Pekerjaan yang Menyenangkan

Dunia Penuh Canda Tawa Peserta Didik

Showing posts with label travelling. Show all posts
Showing posts with label travelling. Show all posts

Thursday, 31 December 2020

EXPLORE TABANAN

 

EXPLORE TABANAN

Komang Elik Mahayani

          Libur tlah tiba….libur tlah tiba hatiku gembira. Bagaikan lirik lagu itulah yang saya rasakan. Saatnya menghilangkan penat dan sumpek pikiran selama bekerja. Otak juga perlu refreshing, memberikan kesegaran agar nanti otak bisa diajak bekerja dengan optimal.

          Namun saying, pandemi membuat kita tidak leluasa untuk menentukan tujuan wisata untuk berlibur. Travelling keluar pulau mengharuskan wisatawan mengeluarkan biaya ekstra untuk meyakinkan diri bahwa kita sehat terbebas dari Virus Covid-19. Tapi tidak perlu bersedih, masih banyak tempat wisata di sekitar kita yang bisa diexplore. Jadi jangan buang waktu, segeralah kunjungi tempat wisata tersebut.

          Awal liburan saya memutuskan untuk pulang ke kampung halaman di Kota Singaraja. Waktu tempuh dari tempat saya tinggal sekarang di Jembrana memakan waktu 2.5 jam. Setelah puas menikmati kampung halaman, saya melalukan wisata yang dekat-dekat saja yakni di Kabupaten Tabanan.

          Kabupaten Tabanan terletak dibagian selatan Pulau Bali. Waktu tempuh dari Kota Singaraja sekitar 2 jam perjalanan. Banyak tempat wisata yang bisa kita kunjungi di Kabupaten Tabanan. Kali ini saya mengexplore 3 tempat wisata dalam waktu 2 hari.

The Blooms Garden

          


The Blooms Garden terletak di Banjar Batusesa, desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Lokasi di kaki pegunungan menambah kesejukan. Hamparan taman dengan warna-warni bunga cantik  yang bisa dilihat dari luar area wisata membuat mata pengunjung berbinar-binar ingin segera menuju kesana.

          Untuk masuk ke The Blooms Garden tidak perlu “merogoh kocek” yang banyak. Untuk dewasa cukup Rp. 20,000,- dan anak-anak Rp. 15.000,-. Sebelum masuk ke area pastikan pengunjung telah mengisi baterai gawai, tongsis ataupun tripod untuk mendukung mengambil gambar, baik swafoto ataupun foto bersama. Banyak spot foto yang ditawarkan di The Blooms Garden.

          Dikutip dari situs tempatwisatadibali.info, Taman The Blooms Garden dibuat dengan mengadopsi gaya taman bunga di Dubai Miracle Garden yang dipenuhi dengan berbagai jenis tanaman bunga cantik. Jadi bagi para Instagramable, wajib mengunjungi The Blooms Garden untuk menambah koleksi fotonya.



          Selain hamparan taman dengan aneka warna-warni bunga, The Blooms Garden menghadirkan spot foto dari bagunan yang ada disana seperti kincir angin, rumah hobbit, patung burung yang dibuat dari tanaman dan bunga – bunga, balon terbang, dan juga villa tempat menginap disediakan di The Blooms Garden.

          Wisatawan di The Blooms Garden juga terdapat menikmati wisata adventure petualangan menjelajaji kawasan ini dengan cara naik kendaraan seperti mobil beroda empat ATV. Ayunan besar bagi yang memiliki nyali yang besar dengan langsung melihat hamparan hijau dari atas ayunan. Wahhh sungguh asyik bukan. Dan diakhir setelah lelah berjalan dan menikmati pemandangan kita bisa menikmati masakan di resto yang ada disana.

Rumah Gemuk Bali

          Tak jauh dari The Blooms Garden, akhirnya rasa penasaran saya terobati. Tempat ngehitz bagi kaula muda untuk menikmati makanan sambil mencuci mata melihat keindahan yang ditawarkan. Nama Tempat Wisatanya adalah Rumah Gemuk Bali, bagi yang doyan swafoto atau foto bersama sungguh tempat ini sebagai surganya berfoto. Banyak spot foto yang ada. Pengunjung ditawarkan beberapa pilihan untuk menikmati makanan disana, versi piknik atau versi duduk dengan meja dan kursi seperti resto biasanya.


             Karena saya kesana ketika makan siang, area piknik penuh dan dengan terpaksa saya harus menikmati makanan di lantai atas. Sambil menunggu pesanan makanan, saya memanfaatkan waktu untuk berfoto-foto. Tak jarang ada pengunjung yang datang ke Rumah Gemuk Bali untuk membuat foto prawed,,,uuhhh romatis banget. 




          Makanan dan minuman disini enak-enak, pegawainya ramah-ramah sesekali meminta mereka untuk mengambil foto saya. Para pengunjung diberikan waktu maksimal 2 jam untuk menikmati hidangan dan juga makanan disana. Ayoo… segera mampir ke Rumah Gemuk Bali dijamin perut kenyang, hati senang.




Jatiluwih

          Destinasi terakhir berlabuh di Jatiluwih. Desa yang berada di kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, provinsi Bali. Begitu masuk daerah ini pengunjung sudah ditawarkan hamparan sawah dengan teras seringnya. Warna padi menguning membuat suasana liburan semakin lengkap.

          Sekilas informasi tentang desa Jatiluwih. Daerah Jatiluwih dikenal sebagai salah satu daerah di Bali yang menghasilkan beras berkualitas. Karena Keunikan sawah berteras yang membuat Jatiluwih dinominasikan masuk daftar UNESCO World Heritage sebagai warisan budaya dunia.

          Bagi para wisatawan yang ingin ke Jatiluwih cukup membayar tiket masuk untuk Desawa Rp. 20,000,- dan anak-anak Rp. 10.000,-. Tidak hanya memiliki pesona pada area persawahan, ada beberapa aktifitas yang bisa pengunjung coba seperti trekking, bersepeda menikmati hawa sejuk. Bagi pengunjung yang suka kuliner, banyak resto yang ada di Jatiluwih.

          Kali ini saya mencoba menikmati makanan di Gong Jatiluwih. Tempatnya sungguh indah, sambil menikmati makanan, hamparan sawah dan perbukitan bisa kita lihat secara leluasa.


Liburan singkat namun berkesan. Back to nature, cocok juga untuk menghilangkan kepenatan kita selama ini dengan kembali ke alam.



 

Wednesday, 18 November 2020

Penglipuran

 


          Berwisata Ke Bali jangan lewatkan untuk mengunjungi desa nan unik.  Desa Adat Penglipuran  berada di desa Kubu, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Lokasi desa ini desat dengan Kintamani atau Gunung Batur.

          Desa Panglipuran adalah salah satu desa adat yang dikelola baik oleh masyarakat setempat dan telah menerima banyak penghargaan baik nasional maupun internasional karena kondisinya yang otentik serta kebersihan desa yang sangat dengan baik terjaga. Nama Desa Panglipuran sendiri berasal dari kata "Pengeling" dan "Pura" yang bermakna mengenang tempat suci para leluhur.

Dari awal masuk ke daerah wisata ini, anda akan bentuk dari tiap-tiap rumah penduduk hampir sama.  Dari pintu gerbang rumah, atap rumah dan dinding rumah menggunakan bamboo. Angkul-angkul merupaka istilah pintu untuk masyarakat Bali.

          Suasana natural terlihat dari warna tembok yang digunakan adalah tanah liat. Luas dan tata ruang setiap rumah semua terlihat sama. Jadi yang belum pernah ke Desa Penglipuran segera tentukan waktu untuk menikmati suasana desa yang sangat natural

Friday, 13 November 2020

Ananta Samakhom Throne Hall Dusit Palace

 

      


      Hari ke-empat saya berkesempatan mengunjungi Ananta Samakhom Throne Hall Dusit Palace. Bangunan yang memukau, seakan berasa di Eropa, padahal sebenarnya kami berada di Bangkok.

         Ananta Samakhom Throne Hall Dusit Palace yang terletak di dalam kompleks Dusit Palace. Banyak wisatawan yang datang mengunjungi tempat ini. Cuaca panas tak menghalangi semangat mereka untuk menjelajahi Ananta Samakhom Throne Hall Dusit Palace.

         The Throne Hall adalah konstruksi dua lantai dengan kubah besar (tinggi 49,5 m) di tengah, dikelilingi oleh enam kubah yang lebih kecil. Kubah dan dindingnya ditutupi lukisan karya Galileo Chini dan Carlo Riguli yang menggambarkan sejarah Dinasti Chakri , dari masa pemerintahan pertama hingga keenam (https://en.wikipedia.org/wiki/Ananta_Samakhom_Throne_Hall).


#travelling#bangkok#

#Day10NovAISEIWritingChallenge


Thursday, 12 November 2020

Wat Pho

 


         Bangkok, identik sebagai negara yang memiliki banyak kuil dan mayoritas penduduknya beragama Budha. Kali ini berbahagia karena saya bisa mengunjungi daerah wisata Wat Pho. Wisatawan yang masuk ke Wat Pho diharapkan memakai bawahan Panjang, saat saya kesana, dari awal saya sudah mempersiapkan kain yang akan digunakan untuk masuk ke area wisata.

         Di dalam kuil, terlihat patung Budha yang sedang berbaring. Patung Budha yang sedang berbaring ini adalah Patung Buddha Berbaring Terbesar di Dunia. Terletak di 2 Sanamchai Road, Grand Palace Subdistrict, Pranakorn District, Bangkok.

         Di dalam bangunan ini terdapat patung Buddha berbaring sepanjang 46 meter dengan tinggi hingga 15 meter yang dilapisi emas (golden leaf) pada bagian tubuh, serta mother-of-pearl (cangkang kerang) di bagian mata dan kaki. Konon, patung ini melambangkan perjalanan Buddha menuju nirwana. 

        Bagian luar kuil, banyak terdapat patung Budha. Tak lupa saya juga mengambil foto pada deretan patung Budha tersebut. Pada kesempatan kali itu, saya diberi kesempatan untuk melihat persembahyangan umat Budha. Banyak Biksu yang berkumpul disana untuk melakukan ritualnya. 




 

        

 

#travelling#bangkok#

#Day9NovAISEIWritingChallenge

Wednesday, 11 November 2020

Legoland

 


Tak hanya mengunjungi Petronas Twin Towers. Pergi ke Malaysia menyempatkan mengunjungi Legoland. Legoland Malaysia terletak di Johor Bahru. Berada di sebelah selatan Kuala Lumpur. Jika kita dari Kuala Lumpur menempuh waktu kurang lebih 45 menit dengan pesawat menuju Bandar Senai, Johor Bahru.

Wisata ini sengaja menjadi salah satu tujuan kami kerena rombongan kami yang berangkat ada anak-anaknya. Keponakan saya yang masih di tingkat SD dan SMP. Jadi tidak ada salahnya menyenangkan hati mereka.

Ada banyak pilihan wahana dan atraksi populer di Legoland untuk anak semua umur. Dijamin semua permainan yang ada disana aman untuk anak semua umur. Seperti biasanya pertama kali yang kami ambil setelah masuk ke Legoland, kami mengambil peta wahana, menentukan area yang terlebih dahulu kami kunjungi.

Yang paling membuat saya tercengang adalah area Miniland. Beberapa miniatur bangunan dari negara-negara asia yang terkenal ada disana. Miniatur ini merupakan sebuah mahakarya menakjubkan yang dibangun dari lebih 30 juta balok lego. Waahh keren banget ya ngerakitnya super duper capeknya hehehe….. Area ini memperlihatkan bangunan ikonik seperti Pura Tanah Lot yang aslinya berada di Tabanan Bali, Petronas Twin Towers dari Kuala Lumpur, Merlion dari Singapura, Taj Mahal dari India dan banyak lagi yang lainnya.




 

#travelling#malaysia#

#Day8NovAISEIWritingChallenge

Tuesday, 10 November 2020

Petronas Twin Towers

 

Mengunjungi Malaysia tak lengkap mampir ke Petronas Twin Towers. Sayapun tak melupakan untuk pergi kesana. Bagunan menjulang tinggi yang sangat megah. Berlokasi di Suria KLCC (Kuala Lumpur City Center) Petronas Twin Towers memiliki banyak tempat yang bisa dikunjungi para wisatawan antara lain Suria KLCC Shopping Center, Dewan Filharmonik Petronas, KLCC Park, dan Skybridge.

Petronas Twin Towers memiliki total 88 lantai, tinggi 451,9 m, dan 40 lift/eskalator per menara. Namun di tahun 2005, Petronas Twin Towers harus rela turun peringkat karena dikalahkan oleh Taipei 101. Per tahun 2017, Petronas Twin Towers masih menjadi salah satu bangunan/menara tertinggi di dunia yang berada di peringkat ke 11( https://travel.detik.com).

Menyempatkan untuk mampir ke Suria KLCC Shopping Center tidak untuk shopping namun hanya cuci mata saja hehehe…. Barang dengan brand terkenal semua ada disana. Melihat saja sudah puas mata, ditambah lagi jika belanja hehehhe…

 

#travelling#Malaysia#

#Day7NovAISEIWritingChallenge

Monday, 9 November 2020

Batu Caves

 


3 Tahun yang lalu tepatnya Tahun 2007, saya diberi kesempatan lagi untuk menginjakkan kaki di Negara Tetangga. Kali ini saya mengunjungi Negara Malaysia. Dari segi Bahasa tidak jauh berbeda dengan kita, maklum karena masih dalam rumpun Melayu.

Salah satu Tempat Wisata yang saya kunjungi adalah Batu Caves sebuah bukit kapur, yang memiliki serangkaian gua dan kuil gua, terletak di distrik Gombak, Selangor, Malaysia. Saran saya bagi yang ingin mencapai puncak gua, diharapkan tidak memiliki ketakutan akan ketinggian dan memiliki stamina yang kuat. Jumlah anak tangganya sangat banyak.

Gua ini adalah salah satu kuil Hindu di luar India yang paling populer, yang didedikasikan untuk Dewa Murugan. Situs ini adalah titik fokus festival Hindu Thaipusam di Malaysia (https://id.wikipedia.org/wiki/Batu_Caves). Batu Caves dipromosikan sebagai tempat ibadah yang didirikan oleh K. Thamboosamy Pillai, seorang pedagang India. Ia terinspirasi oleh pintu masuk gua utama berbentuk "Vel" dan terinspirasi untuk mendedikasikan sebuah kuil untuk Dewa Murugan di gua tersebut.

Senang rasanya saya bisa mengunjungi tempat bersejarah, apalagi saya memiliki kepercayaan yang sama. Sangat kagum atas keajaiban Tuhan.  

 

 

#travelling#Malaysia#

#Day6NovAISEIWritingChallenge


Sunday, 8 November 2020

Marina Bay Sand

 


      Sebagai taveller versi backpacker, kami harus pintar-pintar mengatur keuangan dan mencari destinasi wisata yang sesuai dengan kantong kami. Maklum waktu ini usia saya benar-benar belia untuk travelling xixixiii…..

         Wong Ndeso datang ke metropolitan, itulah perasaan saya dikala itu. Setiap tempat yang saya anggap tepat untuk diabadikan selalu meminta pertolongan teman yang saat itu membawa kamera SLR. Waktu itu saya membawa gawai yang belum secanggih sekarang. Ya…maklum saja jaman jadul.

         Foto ini menggunakan background Marina Bay Sand. Hotel yang menjadi salah satu ikon Singapore dibangun menjulang tinggi di atas teluk Marina. Memiliki kolam renang yang terletak di puncak Gedung. Benar-benar sangat mewah. Dalam hati bergumam kapan ya bisa menginap disana.

         Iniliah jiwa travelling saya yang alakadarnya. Bisa menginjakkan kaki di sana dan mengenal walaupun sedikit negara itu sudah membuat perasaan menjadi bahagia.


#travelling#singapore#

#Day5NovAISEIWritingChallenge


Saturday, 7 November 2020

Hanya Sekedar Pose

          Setelah mencoba berbagai gaya berpoto di Globe Universal Studios Singapore. Kami melanjutkan untuk mencoba bermacam-macam wahana di Universal Studio. Tak lupa untuk mengambil peta di depan setelah kami masuk ke wahana tersebut.

         Untuk harga tiket sebanding dengan suguhan wahana disana. Tak hanya wahana beberpa pertunjukan ditampilkan disana. Sungguh sangat bahagia rasanya, bermain sampai secapek-capeknya.

         Beberapa wahana sudah kami coba dari yang level lower sampai benar-benar menguji andrenalin. Kaki terasa capai sehingga tak mau berjalan. Mungkin saja dia rewel menyatakan ketidakmampuannya untuk berjalan.

         Saya duduk sebentar dan iseng melihat orang-orang yang menggunakan kostum macam-macam, saya memilih ikut berpoto dengan pilihan saya satu ini saya rasa model ini lucu dan jadilah berpose seperti ini. Foto ini diambil di depan Universal Studio Store tempat wisatawan biasanya membeli merchandise dengan tulisan Universal Studio Singapore.


#travelling#singapore#

#Day4NovAISEIWritingChallenge


Thursday, 5 November 2020

Menikmati Gemerlap Malam di Singapore

 


          Kaki terasa lelah seharian berjalan mencari spot wisata di Singapore. Maklum kami hanya backpacker, selalu menggunakan MRT karena biaya yang murah. Setiap hari disana saya tergolong sehat, karena Langkah kaki bisa mencapai lebih dari 10.000 langkah, kebayang ya bagaimana capeknya. Di tanah kelahiran yang tidak terbiasa untuk menggunakan motor kemana-mana, ya di negara orang lebih banyak berjalan kaki.

         Kami akhirnya memutuskan untuk menikmati gemerlap Singapore dengan duduk santai pada perahu boar di Singapore River. Di atas perahu dengan angin sumilir kita disuguhkan bangunan yang tinggi dan sangat memukai. Lampu-lampu berkerlap-kerlip menambah indahnya suasana malam. Bangunan-banguna warna-warni juga terlihat di sepanjang perjalanan, mulai dari atap yang berwarna-warni di kawasan Clarke Quay, Boat Quay, Cavanagh Bridge, hingga kawasan Marina yang mulai bercahaya dengan lampu saat tiba menjelang senja di sana.

         Walaupun dengan wajah yang kelelahan jangan lupa untuk mengabadikan moment yang berharga.

 



#travelling#singapore#

#Day3NovAISEIWritingChallenge

Wednesday, 4 November 2020

Globe Universal Studios Singapore

 


      Tak lengkap rasanya kalau ke Negara Singapura tak mengunjungi Universal Studio. Saya masih ingat ini foto diambil Tahun 2013. Sebelum masuk ke Wahana Megah, saya menyempatkan diri untuk berfoto di Globe Besar yang berputar.

         Universal Studio Singapore yang berada di Pulau Sentosa, Singapura ini adalah wahana bermain Universal Studios yang pertama kali dibuka di wilayah Asia Tenggara, dan ke-dua di wilayah Asia. Banyak wisatawan yang mengantre untuk berfoto di Globe Universal Studios Singapore (USS). Mereka rela menunggu untuk mendapatkan foto terbaik agar tulisan universal pas dibidik dan hasil foto menjadi apik. Begitu juga dengan saya, menunggu bukan menjadi perkara besar, saya rela menunggu demi mendapatkan foto yang bagus.

         Taraaa….. ini hasil jepretan kawan saya. Terima kasih kawan, moment pergi ke Universal Studio bisa saya abadikan. Yang paling penting berfoto di Globe Universal Studios Singapore gratis alias tidak membayar.


#travelling#singapore#

#Day2NovAISEIWritingChallenge


Pertama Kali Pergi Ke Luar Negeri

 


             Saya memang memiliki hobby jalan-jalan. Sejak kecil selalu setiap kali orang tua atau saudara pergi entah itu tempat yang dekat, selalu saja saya menjadi ekor alias selalu ikut. Kali ini saya menceritakan sekilas tentang perjalan pertama kali saya ke luar negeri.

         Berawal dari obrolan iseng-iseng kami bersahabat. Nyeletuk salah satu teman berkeinginan untuk pergi ke luar negeri. Luar negerinya tidak jauh-jauh cukup ke negara tetangga kita Singapore. Dengan cepat saya merespon dan mengiyakan untuk ikut menjelajah negeri dengan penuh teknologi canggih itu.

         Kami berpergian ala-ala backpacker. Berangkat berlibur dengan budget minimal dengan penuh petualang mengunjungi tempat-tempat wisata disana. Setiba di Singapore, Bandara Changi sangat memukau, kemegahan yang ditunjukkan. Saya sangat terpukau, layaknya orang desa yang pergi ke kota besar karena Negara ini benar-benar sangat full teknologi.

         Pertama kali yang menjadi tranding tujuan berpose adalah Patung Merlion. Sedikit sejarah Merlion dengan kepala singa dan tubuh ikan. Badan Merlion melambangkan awal mula sederhana Singapura sebagai desa nelayan saat masih bernama Temasek, yang berasal dari kata tasek (danau dalam bahasa Melayu). Kepalanya mencerminkan nama asli negara ini, Singapura, atau 'kota singa' dalam bahasa Melayu (https://www.visitsingapore.com)

         Jadi bagi teman-teman yang mengunjungi Singapore jangan lewatkan untuk berswafoto di tempat ini

 

#travelling#singapore#

#Day1NovAISEIWritingChallenge